A.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OPINI PUBLIK
1. Sosialisasi politik.
2. Budaya politik.
3. Ideologi negara dan agama.
4. Struktur ekonomi dan strata sosial.
5. Struktur Negara.
Maksud dari publik dalam opini publik
adalah sekelompok orang dengan kepentingan yang sama memiliki suatu pendapat
mengenai suatu persoalan yang menimbulkan pertentangan atau bersifat
kontroversial. Publik terdiri atas individu-individu yang bersama-sama
dipengaruhi oleh suatu kegiatan, gagasan, ide khusus atau isu. Dengan demikian,
setiap isu menciptakan publiknya sendiri, tetapi setiap individu dapat menjadi
publik lebih dari sebuah isu.
B. UNSUR-UNSUR DALAM OPINI PUBLIK
Unsur-unsur
dalam opini publik:
1.
Issue
yang diperdebatkan dalam masyarakat.
2.
Sekelompok
individu yang memiliki kepentingan yang sama.
3.
Preferensi
(pilihan yang beragam).
4.
Ekspresi terhadap issue.
5.
Orang
yang mempersoalkan (opinion leader).
C. KARAKTERISTIK OPINI PUBLIK
Karakteristik
opini publik:
1. Memiliki arah
2. Memiliki besaran
3. Memiliki isi informasi (content)
4. Stabil, relatif cukup bertahan lama
5. Memiliki intensitas
6. Menyangkut suatu hal yang kontroversial
7.
Penampilannya
pluralistik
Tahap terbentuknya opini publik:
1.
Munculnya
perdebatan/ issue
2.
Diliput
secara intensif melalui media masa
3.
Adanya
orang yang mempersoalkan issue tersebut
Issue dapat didefinisikan sebagai “suatu situasi
kontemporer, di mana
mungkin terdapat ketidaksepakatan”. Isu itu dapat berupa orang, misalnya public
figure, tempat, peristiwa, gagasan, produk, kebijaksanaan. Dengan kata lain, segala sesuatu
yang berkaitan dengan kebutuhan hidup manusia. Untuk setiap isu, publik yang
berkepentingan akan memisahkan dirinya pada sudut pandang yang berbeda walaupun
perbedaan tersebut tidak perlu bertentangan satu sama lainnya. Pandangan yang
berbeda dari individu-individu menunjukkan kompleks-nya masalah. George
Carslake Thomson, menyebutkan tiga sebab yang melatar-belakangi perbedaan
pendapat khusus terhadap peristiwa-peristiwa public yang terjadi pada suatu
negara, yaitu (1) perbedaan pendapat terhadap fakta; (2)perbedaan estimasi
tentang cara mencapai tujuan
yang lebih baik; dan (3) penghayatan yang berbeda tentang cara mencapai tujuan yang
hendak dicapai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar